Rabu, 17 Februari 2016

LUPAKAN VALENTINE'S DAY, FOKUS "VENGANTINE" DAY...!!!

Judul ini terinspirasi dari status salah satu teman di media sosial. Istilah "Vengantine Day" ini merupakan plesetan dari "Pengantin Day" atau Hari Pernikahan. Setiap manusia di muka bumi ini pastilah sangat menantikan hari pernikahan. Hari pernikahan merupakan hari sakral dan bersejarah dalam hidup seseorang. Dalam masa penantian pernikahan ini berbagai rasa mulai muncul, mulai dari rasa senang, cemburu, harap - harap cemas, gelisah dan sebagainya. Sikap ini tidaklah berlebihan karena sebelum hari pernikahan tiba segala sesuatu dapat terjadi dan semakin mendekati hari pernikahan berbagai godaan akan muncul. Hal inilah yang mungkin dirasakan oleh salah satu teman sejawat, sahabat dan saudara Saya yang akan melangsungkan pernikahan di Bulan April 2016. Marilah Kita doakan agar sahabat - sahabat Kita di luar sana yang mengalami nasib serupa dilancarkan segala urusannya hingga hari pernikahannya tiba, Amin. Kembali ke topik di atas, Hari Valentine dirayakan setiap tanggal 14 Februari setiap tahunnya. Muda mudi saat ini khususnya di Indonesia lebih mengenal Hari Valentine ini dengan sebutan Hari Kasih Sayang. Sejarah lahirnya Hari Valentine kurang begitu jelas sehingga banyak versi yang berkembang mengenai perayaan Hari Valentine pertama kali. Tapi yang pasti perayaan ini bukan merupakan berasal dari budaya Islam. Jadi sebagai umat muslim, sebaiknya tidak ikut merayakannya dan Hari Valentine harus dilupakan saja dan dihilangkan dari kamus kehidupan Kita. Fokus ke hari pernikahan. Pernikahan merupakan upacara pengikatan janji nikah yang dilaksanakan oleh dua orang (laki - laki dan perempuan) dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum dan sosial. Dalam Islam pernikahan artinya terkumpul dan menyatu. Istilah lain mengartikan Ijab Qabul yang mengharuskan perhubungan antara sepasang manusia yang diucapkan oleh kata-kata yang ditujukan untuk melanjutkan ke pernikahan sesuai peraturan yang diwajibkan Islam (www.wikipedia.org). Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan seseorang dalam pernikahannya. Beberapa manfaat dalam pernikahan diantaranya dapat memperpanjang umur, menurunkan resiko penyakit menular seksual (PMS), dapat mengurangi kebiasaan minum alkohol, menambah pendapatan, mudah dalam membesarkan anak, kualitas hidup yang lebih baik dan dapat menjalani persahabatan seumur hidup. Ditinjau dari segi medis, manfaat dari sebuah pernikahan antara lain menikah bisa mengurangi stress, kemungkinan terkena stroke, resiko terkena demensia, menikah dapat menurunkan tekanan darah, menjauhkan dari depresi dan menjauhkan seseorang dari tindakan beresiko. Sedangkan dari sudut pandang Islam, manfaat dari pernikahan yaitu tetap terjaganya keturunan manusia, memperbanyak jumlah kaum muslimin, menjaga kehormatan dan kemaluan dari berbuat zina, terlaksananya kepemimpinan suami atas istri dalam memberikan nafkah dan penjagaan kepadanya, mendapatkan ketenangan dan kelembutan hati bagi suami dan istri setia serta ketentraman jiwa, menjaga masyarakat dari akhlak keji (zina), terbentuknya keluarga yang mulia, mengangkat derajat manusia, melahirkan generasi yang lebih baik, bertaqwa dan berkualitas serta menegakkan kalimat Allah SWT.  Dan masih banyak lagi manfaat yang bisa peroleh jika Kita menikah. Dengan segudang manfaat dari sebuah pernikahan tersebut di atas, maka sudah tidak ada lagi alasan untuk menunda – nunda pernikahan. Jadi para pemuda yang masih bujang, FOKUS “VENGANTIN DAY…!”

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/aryadinurfalaq/lupakan-valentine-s-day-fokus-vengantin-day_56bf59f68d7e61dd0a976c49

Tidak ada komentar:

Posting Komentar