Senin, 16 Februari 2015

IDENTIFIKASI STRUKTUR BATUAN BAWAH PERMUKAAN
DAERAH BUA’E KABUPATEN SIDRAP MENGGUNAKAN
METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS

Aryadi Nurfalaq
(PPs Program Studi Teknik Geologi, Universitas Hasanuddin)



Abstrak

Keberadaan gunungapi purba erat kaitannya dengan  SDA baik berupa sumber daya mineral, batuan, maupun potensi air tanah. Gunungapi purba Pangkajene diidentifikasi berdasarkan keberadaan kubah lavanya, khususnya Bulu Seppang dan Bulu Batualong yang terletak di daerah Bua’e, Sidrap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi batuan bawah permukaan Bulu Seppang dan Bulu Batualong berdasarkan sifat resistivitasnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan pengukuran geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner. Pengukuran geolistrik tahanan jenis dilakukan di dua lintasan pengukuran. Dari hasil pengukuran geolistrik diperoleh nilai tahanan jenis masing-masing lintasan 0,094 – 118,21 Ohm.m dan 1,505 – 34,07 Ohm.m. Hasil interpretasi batuan bawah permukaan berdasarkan penampang tahanan jenis diperoleh lapisan I yang terletak paling bawah diperkirakan berupa batupasir dan batulempung anggota Formasi Walanae nilai tahanan jenis <5 font="" ohm.m="" style="font-size: 10pt; line-height: 115%;">, satuan ignimbrit pada lapisan II  dengan nilai tahanan jenis 5 – 40 Ohm.m dan satuan basal untuk lapisan III dengan tahanan jenis 40> Ohm.m.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar