Kamis, 26 Februari 2015

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANG

KEGIATAN PENAMBANGAN BIJIH NIKEL
DI TAMBANG TENGAH BUKIT TLC2 PT. ANEKA TAMBANG Tbk, UBPN OPERASI POMALAA SULAWESI TENGGARA

Aryadi Nurfalaq, Alfian Nawir dan Wahyuni Daramang
Fisika Bumi FMIPA UNM

Bumi Indonesia dikenal mengandung kekayaan sumber daya mineral yang besar dan tersebar di sebagian besar kepulauan nusantara.  Mineral ini merupakan bahan baku dalam industri khususnya di bidang pertambangan. Maka dari itu usaha pertambangan tidak lepas dari pekerjaan-pekerjaan dalam mencari bahan tambang. Dengan berkembangnya laju perekonomian dan semakin gencarnya pengolahan tambang, maka pemerintah memberikan kebijakan bagi para investor untuk menanamkan sahamnya di Indonesia di bidang  pertambangan.

Nikel pada garis besarnya adalah merupakan logam yang berwarna kelabu perak dan memiliki sifat fisik ideal. Memiliki kekerasan menyerupai besi, sedangkan daya tahannya terhadap karat dan korosi lebih dekat dengan tembaga. Searah dengan lajunya teknologi maka perkembangan selanjutnya menunjukkan bahwa paduan (alloy) Nikel terutama yang mempunyai sifat anti karat dan daya tahan yang tinggi sangat diperlukan dalam kehidupan modern, lebih dari 90% Nikel digunakan sebagai bahan paduan.
Pemakaian Nikel dalam bentuk logam murni digunakan sebagai mata uang logam, industri kimia dan elektronik. Perkembangan teknologi dewasa ini dalam pembuatan besi baja maka pemakaian Nikel dalam bentuk FerroNikel dan besi terutama dibuat dalam bentuk stainless steel, baja, magnet dan lain-lain.

PT. Aneka Tambang Tbk. UBPN POMALAA merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang ada di tanah air yang oleh pemerintah diberi Kuasa Pertambangan (KP) untuk melakukan proses penambangan dan pengolahan bijih Nikel Laterit di Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara. Dengan melihat betapa pentingnya mineral bagi kehidupan manusia, sehingga makin maju dan modern kehidupan manusia, akan banyak lagi mineral-mineral yang akan dibutuhkan di masa yang akan datang.

Sistem penambangan yang dilakukan oleh PT. Aneka Tambang ini dilakukan secara tambang terbuka (surface mining) dengan metode open cut mining. Sebelum melakukan kegiatan penambangan maka dilakukan kegiatan eksplorasi awal yang ditetapkan adalah pemetaan geologi permukaan utamanya berdasarkan atas singkapan batuan di permukaan. Pada tahapan eksplorasi lanjut sampai eksplorasi detail pengamatan singkapan dapat diperluas dengan menggunakan metode pemboran dan sumur uji (test pit) untuk mendapatkan data geologi serta jumlah ketebalan perlapisan (cadangan) serta kualitas bahan galian dimana dua bagian ini sangat berkaitan dan saling berkesinambungan.

Download Laporan Lengkap disini...!!!







Tidak ada komentar:

Posting Komentar